Pengertian Satelit beserta Contohnya Terlengkap

Pengertian Satelit beserta Contohnya Terlengkap – Satelit adalah benda langit yang tidak memiliki sumber cahaya sendiri dan bergerak di sekitar planet tertentu, mengikuti planet ini dalam sirkulasi dengan periode rotasi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit, yaitu satelit alami dan satelit buatan. Satelit alam bukanlah benda kosmik buatan manusia yang berputar di sekitar planet atau benda lain yang lebih besar dari dirinya. Misalnya, bulan adalah satelit bumi.

Gerakan satelit di sekitar Bumi secara keseluruhan mengikuti hukum Köppler (gerakan Keplerian), yang didasarkan pada beberapa asumsi, yaitu, hanya medan gravitasi pusat Bumi yang mempengaruhi gerakan satelit, satelit bergerak dalam bidang orbit tetap, massa satelit tidak signifikan, bergerak dalam ruang hampa, dan tidak ada satelit. Matahari, bukan bulan, atau benda langit lain yang memengaruhi gerakan satelit.

Sedangkan satelit buatan adalah benda buatan yang diluncurkan ke luar angkasa untuk tujuan tertentu. Seperti satelit alami, satelit buatan ini adalah benda-benda di langit yang berputar mengikuti rotasi Bumi. Satelit dapat dibedakan berdasarkan bentuk dan kemampuannya, seperti satelit meteorologi, satelit komunikasi, satelit ilmiah dan teknis, dan satelit militer.

Untuk dapat bekerja, satelit diluncurkan ke orbit menggunakan roket. Negara-negara maju, seperti AS, Rusia, Prancis, dan kemudian China, sudah memiliki stasiun untuk meluncurkan satelit ke dalam orbitnya. Dengan demikian, artikel ini dibuat untuk mempelajari sejarah dan pengembangan satelit buatan dan masalah yang muncul dari satelit itu sendiri.

Pengertian Satelit

Pengertian Satelit

Satelit adalah benda langit yang tidak memiliki sumber cahaya sendiri dan bergerak di sekitar planet tertentu, mengikuti planet ini dalam sirkulasi dengan periode rotasi dan rotasi tertentu.

Ada dua jenis satelit, yaitu satelit alami dan satelit buatan. Satelit alam bukanlah benda kosmik buatan manusia yang berputar di sekitar planet atau benda lain yang lebih besar dari dirinya. Misalnya, bulan adalah satelit bumi.

Sejarah Satelit

Satelit buatan pertama adalah Sputnik-1, diluncurkan oleh Soviet pada 4 Oktober 1957, dan awal program Satelit Rusia, di mana Sergey Korolev memimpin divisi, dan Kerim Karimov asistennya. Peluncuran ini memicu perlombaan antariksa antara Soviet dan Amerika. Satelit 1 membantu mengidentifikasi kepadatan atmosfer bagian atas dengan mengukur perubahan dalam orbitnya dan menyediakan data tentang distribusi sinyal radio di lapisan ionosfer.

Karena badan satelit ini diisi dengan nitrogen bertekanan tinggi, satelit 1 juga memberikan kemungkinan pertama untuk mendeteksi meteorit, karena hilangnya tekanan internal yang disebabkan oleh penetrasi meteorit dapat dilihat dari data suhu yang dikirimkannya ke Bumi. Sputnik-2 diluncurkan pada 3 November 1957 dan dimasukkan ke dalam orbit kru pertama makhluk hidup – seekor anjing bernama Laika. Pada bulan Mei 1946, Project Rand merilis proyek pendahuluan untuk pesawat ruang angkasa eksperimental untuk terbang di seluruh dunia, menyatakan bahwa “satelit yang berisi instrumen yang tepat dapat menjadi alat ilmiah canggih untuk abad kedua puluh.”

Karakteristik Satelit

Cara satelit bekerja dalam sistem konvensional:

Artinya, mengirim sinyal dari komputer dan terhubung dengan satelit tanpa diproses di satelit. Kerugian dari metode ini adalah bahwa komputer yang terhubung langsung ke satelit, harus bekerja 24 jam. Jika satu komputer dimatikan, koneksi ke komputer akan terputus. Keuntungan dari satelit komunikasi konvensional dapat digunakan tanpa perlu modifikasi. Komputer pada satelit berfungsi untuk menyimpan sementara informasi yang dapat dieksekusi secara otomatis.

Cara kerja transmisi data melalui satelit:

Penggunaan sistem komunikasi satelit telah memungkinkan orang untuk berkomunikasi dan menerima informasi dari berbagai belahan dunia secara bersamaan, terlepas dari jarak relatif mereka. Komponen utama dari transmisi satelit adalah:

  • Stasiun bumi digunakan untuk mengirim dan menerima data
  • Satelit, juga disebut transponder

PC yang menggunakan jaringan internet dengan jaringan satelit diklasifikasikan sebagai jaringan nirkabel menggunakan oven microwave. Gelombang mikro ini akan ditransmisikan dan diproses oleh stasiun satelit bumi, yang kemudian ditransmisikan ke satelit di ruang angkasa, dan kemudian diterima oleh stasiun satelit bumi tujuan.

Baca Juga :