Manfaat Susu Kedelai

Susu kedelai adalah minuman favorit Anda? Dan tahukah Anda bahwa susu kedelai tidak berasal dari susu murni? Minuman jus kedelai dingin ini memiliki warna putih kekuningan mirip dengan susu. Susu kedelai sering digunakan sebagai penambah nutrisi alternatif bagi sebagian orang yang tidak dapat mengonsumsi susu olahan dari sapi.

Susu kedelai memiliki kandungan yang baik untuk tubuh karena berasal dari tumbuh-tumbuhan, secara alami bebas kolesterol, mengandung sedikit lemak jenuh dan juga tidak mengandung laktosa. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang minum susu kedelai setiap hari memiliki risiko osteoporosis 56% lebih rendah daripada wanita yang tidak.

Seperti makanan lainnya, kedelai baik untuk tubuh asalkan dikonsumsi secara adil dan tidak terlalu banyak. Karena jika Anda mengonsumsi terlalu banyak produk kedelai, penelitian juga dapat menimbulkan risiko, mis. Misalnya, peningkatan disfungsi tiroid jika Anda mengonsumsi 30 gram sehari selama sebulan, dan itu tidak selalu merupakan pengganti yang baik untuk susu sapi. Ini karena tidak semua kompatibel dengan susu kedelai.

Susu Kedelai

Susu Kedelai

Berikut adalah manfaat dari susu kedelai

1. Menurunkan kolesterol

Penelitian menunjukkan bahwa asupan kedelai secara teratur dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik dalam darah. Susu ini juga dapat meningkatkan profil lipid darah.

Tidak seperti susu sapi, yang kaya akan lemak jenuh dan kolesterol, lemak susu kedelai kebanyakan tidak jenuh dan tidak mengandung kolesterol. Kedelai juga mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang dapat menghambat akumulasi kolesterol dalam darah. Ini membuat susu kedelai baik untuk orang-orang dengan sejarah kolesterol dan penyakit jantung koroner.

2. Mencegah sindrom pascamenopause

Susu kedelai memiliki manfaat yang baik untuk wanita, salah satunya telah mengalami menopause. Selama menopause, produksi estrogen menurun, kondisi ini menimbulkan beberapa masalah kesehatan.

Selain itu, wanita menopause memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit jantung, diabetes, obesitas, depresi, perubahan suasana hati dan insomnia. Konsumsi susu kedelai secara teratur dapat mengatasi sindrom pascamenopause karena kandungan fitoestrogen dalam kedelai dapat menggantikan estrogen.

3. Mencegah osteoporosis

Kandungan phytoestrogen pada kedelai tidak hanya membantu mengatasi sindrom pascamenopause, tetapi juga dapat membantu mempercepat asupan kalsium tubuh. Ini sangat baik untuk mencegah osteoporosis karena kandungan kedelai juga mencegah keropos tulang. Susu kedelai dengan tambahan kalsium dan vitamin D baik jika dikonsumsi secara teratur untuk mencegah osteoporosis.

4. Memperkuat pembuluh darah

Susu kedelai tidak hanya baik untuk kekuatan tulang, tetapi juga menawarkan manfaat untuk memperkuat tubuh dari dalam, terutama pembuluh darah. Kadar omega-3, omega-6 dan antioksidan asam lemak nabati dalam kedelai dapat melindungi pembuluh darah dari cedera dan pendarahan. Tampaknya senyawa-senyawa ini mengikat lapisan pembuluh darah dan melindungi sel-sel lapisan dari serangan radikal bebas dan endapan kolesterol.

5. Mencegah kanker prostat

Kanker prostat adalah tumor pada pria yang berkembang di prostat dan umumnya ditandai dengan gangguan kemih. Penyakit ini biasanya menyerang orang berusia di atas 65 tahun.

Tumor ini berkembang secara lambat dan agresif. Susu kedelai adalah sumber fitoestrogen, hormon tanaman yang unik dan mampu menghambat produksi testosteron pada pria. Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang jarang mengonsumsi kedelai mengalami hipertrofi prostat atau kanker prostat.

Sekian artikel tentang Manfaat Susu Kedelai semoga bermanfaat.

Baca Juga: